Posted by : Rigen Suryadi Selasa, 31 Juli 2012



WASHINGTON - Letusan Matahari berukuran menengah tengah terjadi pada pekan ini. Letusan tersebut melemparkan awan plasma dan partikel bermuatan menuju ke arah Bumi.

Diwartakan Msnbc, Selasa (31/7/2012), lontaran plasma dan pertikel bermuatan tersebut diperkirakan akan menghantam Bumi hari ini.

Letusan kelas M6 tersebut terjadi pada Sabtu lalu dan melepaskan gelombang plasma dan partikel bermuatan yang dikenal sebagai coronal mass ejection (CME) ke luar angkasa. Hantaman CME ini diperkirakan bisa mengganggu kelistrikan di Bumi.

"Ini adalah CME yang bergerak lambat. Kecepatan awan yang lambat (382 kilometer per detik) dikombinasikan dengan lintasannya mengindikasikan dampak yang lemah. Namun, badai geomagnetik di kutub mungkin saja terjadi ketika awan tersebut sampai," tulis astronom Tony Phillips di situs Spaceweather.com.

Efek badai Matahari yang lebih jinak adalah cahaya aurora di kutub utara atau selatan. Ini terjadi ketika partikel CME yang memiliki muatan menabrak medan magnet Bumi.

Letusan Matahari dari kelas M6 merupakan letusan dengan tenaga menengah. Letusan yang lebih lemah lagi disebut sebagai kelas C, sedangkan yang paling kuat disebut sebagai kelas X.

source

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 My Note - Shiroi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -